Makna Kesabaran di Tengah Pandemi Corona-19 (Artikel)
Kesabaran adalah kunci kebahagiaan. Namun, sabar di sini tidak hanya sebatas bermakna sempit, tidak mudah emosi. Apalagi dalam situasi Lebaran di tengah pandemi Covid-19, sabar memiliki cakupan perspektif yang sangat luas.
Lebaran kita saat ini tidaklah seperti lebaran tahun-tahun sebelumnya. Yang semula kita bisa berkunjung ke rumah sanak saudara, sekarang dianjurkan untuk tidak ke mana-mana. Yang semula kita bisa berjamaah di masjid bersama-sama, sekarang kita berjamaah di rumah saja. pendidikan anak- anak bangsapun berhenti hanya bisa dijalankan didalam rumah saja.dengan sistem online/darling Agar memudah anak-anak bangsa memperlancar kegiatan sekolah.
Pendapatan rezeki kita yang semula melonjak, sekarang pendapatan kita berhenti sejenak. Memang, semua kelihatannya sedang serba keterbatasan. Akan tetapi di balik itu semua ada banyak hikmah yang berkelimpahan. Di antaranya adalah melatih kesabaran. kesabaran itu bukan berarti berhenti mengais rezeki di tengah pandemi. Kesabaran itu bukan berarti hanya menunggu tanpa mencari ide yang baru. Kesabaran itu bukan berarti berhenti berbuat baik di saat kondisi paceklik. Lalu apa sebenarnya makna kesabaran itu?
Syaikh Jamaluddin dalam kitab mau’idzotul mukmininnya mengungkapkan,
اِعْلَمْ أَنَّ الصَّبْرَ عِبَارَةٌ عَنْ ثَبَاتِ بَاعِثِ الدِّينِ فِي مُقَابَلَةِ بَاعِثِ الْهَوَى
Ketahuilah bahwasannya kesabaran adalah ungkapan dari ketetapan kita untuk melakukan hal-hal yang dapat membangkitkan syiar agama, yang merupakan lawan dari hal-hal yang dapat membangkitkan hawa nafsu. Jadi, usaha kita mengais rezeki untuk menghidupi keluarga meski di tengah pandemi merupakan bentuk kesabaran kita. Tanamlah kesabaran di dalam hati kita agar Allah SWT mempermudah segala urusan kita.
#Kkldriainpadangsidimpuan2020
#Kkldr2020

Komentar
Posting Komentar